8 hal yang wajib dilakukan untuk menjadi karyawan sukses

ingin jadi karyawan sukses?

tentu setiap orang ingin mendapatkan kesuksesan dalam hidupnya. Sukses di tempat kerja, sukses di urusan keluarga, sukses wirausaha ataupun sukses dalam menempuh pendidikan S-1, S-2 ataupun S-3. Kesuksesan ini bisa membuat kita merasa bahagia, merasa dihargai, makin percaya diri dalam kehidupan serta memperoleh kepuasan yang tidak bisa di ukur dengan uang.  Kali ini kita akan bahas 8 hal yang wajib dilakukan supaya menjadi karyawan sukses.

  • tingkatkan pendidikan

Pendidikan membuat kita menjadi lebih cerdas. Pelajar SMA memunyai kecerdasan lebih tinggi dari pelajar SMP. Mahasiswa S2 mempunyai wawasan ilmu yang lebih mendalam dari mahasiswa S1. Diakui ataupun tidak, derajat pendidikan ini menjadi salah satu tolok ukur dalam dunia kerja. Pekerja yang yang punya gelar S2 mendapatkan penghargaan lebih besar dari pekerja dengan pendidikan S1. Bahkan di beberapa negara di Eropa, gelar S2 di bidang teknik menjadi standar umum untuk karyawan / pekerja di bidang engineering. Semakin tinggi pendidikan, maka peluang sukses juga makin tinggi. Sebagian besar (>50%) engineer di kantor tempat saya “mencangkul” sudah memiliki gelar S2 di bidang teknik ataupun di bidang managerial seperti Magister Managemen ataupun MBA.

  • buat cita-cita yang tinggi

Cita-cita atau mimpi ibarah darah dalam tubuh kita. Selama ada darah, maka kita masih bisa bergerak. Begitu juga cita-cita. Ia yang menggerakan langkah kaki kita, menggerakkan tangan kita untuk mencapai sesuatu yang kita inginkan. Kalau kita punya cita-cita, maka kita akan hidup dalam gairah yang tinggi. Hidup dalam semangat yang menggelegar. Karyawan / pekerja yang punya cita-cita untuk menjadi Manager ataupun Direktur, maka ia akan lebih rajin dalam bekerja, lebih kuat usahanya.

  • tekun

Tekun artinya berusaha terus-menerus. Nggak pernah berhenti terlalu lama. Ketika ada masalah atau hambatan, ia tetap berusaha untuk mengatasi masalah tersebut sampai menemukan solusinya. Lihatlah tetesan air dari atap rumah yang mengenai lantai atau batu di tanah. Karena tetesan air yang terjadi terus menerus, maka lantai ataupun batu akan kalah dan berlubang. Itulah contoh nyata ketekunan. Ketekunan ini menjadi kunci keberhasilan dalam karir kita. Makin tekun seseorang, maka peluang suksesnya makin besar

  • dapatkan dukungan dari keluarga

Kelurga adalah orang yang paling dekat dengan kita. Istri, suami atau anak-anak kita. Serta orang tua, saudara kandung dan kerabat kita. Ketika kita merasa nyaman / bahagia di keluarga, maka ketika berangkat kerja juga semangat. Beda hal nya ketika seorang suami sedang rbut dengan istri di rumah, maka ia berangkat kerja dengan membawa beban pikiran dari rumah sehingga tidak bisa maksimal di kantor. Di balik kesuksesan suami di tempat kerja, ada wanita kuat yang berdiri di belakangnya. Kadang kala suami sedang punya banyak masalah di kantor, maka keluarga lah tempat untuk menenangkan pikiran.

  • perluas pertemanan

Pepatah bilang, “seribu teman takkan cukup, satu musuh sudah berlebihan”. Bahkan pimpinan saya pernah bilang “saya ini punya banyak masalah, dan saya tidak bisa menyelesaikan semua masalah saya sendiri. Tapi, saya punya banyak teman yang membantu saya untuk menyelesaikan masalah tersebut.” Hidup ini akan lebih mudah ketika punya banyak teman. Ketika kita ada masalah di kantor, maka teman yang akan membantu. Ketika kita punya masalah di rumah, maka tetangga yang akan membantu.

  • buka wawasan

Wawasan atau cakrawala adalah jendela kita. Dari jendela tersebut, kita bisa melihat dunia luar. Kita bisa melihat peluang karir, peluang bisnis ataupun peluang wirausaha lainnya. Seseorang yang hanya duduk dan sibuk di dalam ruangannya, maka wawasannya akan mengecil. Rajin-rajinlah bergaul, banyak membaca, jalan-jalan keluar rumah, ngobrol dan diskusi dengan orang lain sehingga wawasan akan semakin luas. Semakin sering kita berhubungan dengan komunitas baru, maka kita akan punya wawasan baru sehingga kita bisa melihat peluang-peluang baru.

  • berdoa

Doa ini senjata bagi orang beriman. Ibarat orang berperang, maka senjata ini yang bisa menjadi pegangan kita untuk memenangkan peperangan. Mari kita ganti kata perang dengan kompetisi. Dunia kerja ini penuh dengan segela macam kompetisi. Tap hari kita berkompetisi dengan rekan kerja kita. Tiap hari perusahaan tempat kita kerja, juga berkompetisi dengan perusahaan lain. Sebagai contoh kita berprofesi sebagai driver taksi online. maka tiap hari kita berkompetisi dengan driver lainnya untuk dapat penumpang dengan rute terjauh ataupun tagihan paling besar. Dan tiap hari Gojek berkompetisi dengan Grab.

  • give your best

anda pernah berbuat hal dengan maksimal? pernah memberikan yang terbaik untuk karir anda atau untuk keluarga anda? video ini memberikan contoh bahwa kita harus totalitas dan bekerja. GIVE YOUR BEST. Lakukan yang terbaik.

 

Goodluck

 

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *