witing tresno jalaran soko kulino artinya apa?

witing tresno

arti witing tresno jalaran soko kulino artinya
witing tresno jalaran soko kulino

pernah ngrasain cin-lok (cinta lokasi) dengan teman? kenapa bisa muncul rasa “sayang” dengan teman? kapan rasa itu mulai muncul? hemm…kapan witing tresno? rasa sayang itu mulai muncul karena kita sering jumpa dengan dia. sering ketemu dan diskusi. frekuensi pertemuan dan perkumpulan nya tinggi dan terus menerus. “Witing Tresno Jalaran Soko Kulino” adalah sebuah ungkapan dalam bahasa Jawa, yang kalau diartikan dalam Bahasa Indonesia artinya menjadi “Cinta tumbuh karena terbiasa”. Memang kalau dipahami maksudnya, akan bisa dimengerti bahwa cinta itu akan bisa tumbuh karena terbiasa. Terbiasa bertemu, terbiasa bersama-sama. Kalaupun mungkin pada awalnya cinta itu belum tumbuh, tetapi karena sering bertemu dan sering bersama-sama akhirnya cinta itupun mulai tumbuh.

  • witing artinya = awalnya, permulaan
  • tresno artinya = sayang, cinta
  • jalaran artinya = karena, sebab
  • soko artinya = dari, sejak
  • kulino artinya = sering, kebiasaan
arti witing tresno jalaran soko kulino artinya
witing tresno jalaran soko kulino

jalaran soko kulino

kegiatan ataupun suasana yang terjadi secara kontinyu, terus menerus dan dalam waktu yang relatif lama akan merubah kondisi dan perasaan seseorang. ketika jumpan dengan lawan jenis yang “biasa” saja…awalnya nggak ada rasa. namun lama-lamaa…”rasa” sayang mulai tumbuh. perubahan ini tidak hanya berlaku pada soal “kasih sayang” namun bisa juga berlaku pada makanan. Orang Minang yang merantau ke tanah jawa bisa menyukai masakan jawa yang manis ataupun sebaliknya orang jawa yang merantau ke daerah Sumatra Barat bisa menyukai masakan Padang yang rasanya pedas. Itulah efek dari kebiasaan. Bahkan peribahasa ini berlaku juga pada perbuatan saleh dan perbuatan tercela. apabila kita terbiasa berkumpul dengan orang saleh, maka akan terbiasa dan menyukai perbuatan amal kebaikan yang mengarah ke surga.

witing tresno jalaran ora ono sing liyo

witing tresno jalaran soko kulino artinya “cinta tumbuh karena terbiasa” sering dipelesetkan juga menjadi witing tresno jalaran ora ono sing liyo yaitu cinta tumbuh karena nggak ada pilihan lain. Gadis yang dicintainya bukan lah pilihan ideal, namun karena nggak ada pilihan lain, dan ia sering berjumpa maka akhirnya ia pun menyukainya.

Kapan cinta yang sesungguhnya mulai terasa? Para ulama menjelaskan bahwa rasa cinta dan sayang adalah salah satu kenikmatan dalam pernikahan / keluarga. Ini lah cinta dan sayang yang sebenar benar nya. Yang halal dan berkah. Bukan rindu yang terlarang seperti syair lagu. Witing tresno jalaran soko kulino ini benar benar di rasakan setelah menjalani kehidupan keluarga atau setelah akad nikah. Mulai saat itu, ujian dan masalah akan datang. Tantangan dan hambatan datang silih berganti. Disinilah tresno mulai timbul. Seorang suami akan mewujudkan tresno nya dengan cara bekerja sekuat tenaga..banting tulang. Ada yang berprofesi sebagai driver gojek..tiap hari muterin jalanan kota 100km. Demi apa coba? Demi tresno dengan si istri.

Istrinya membalasnya dengan hal yang mulia. Bangun pagi menyiapkan sarapan supaya suami siap kerja. Disinilah sebenarnya witing tresno jalaran soko kulino. Terbiasa kumpul, terbiasa menjalani hidup, menjalani susah senang..maka cinta, kasih sayang akan tumbuh.

Bukankah cinta (tresno) perlu pengorbanan? sehingga timbul rasa kasih dan sayang.

“Dan diantara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu isteri-isteri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikanNya diantaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berpikir.” [QS. Ar. Ruum (30):21].

arti dari witing tresno jalaran soko kulino artinya
arti witing tresno jalaran soko kulino

 

pengalaman witing tresno jalaran soko kulino

Saat kuliah di fakultas teknik dan belajar engineering, saya nge-kos bersama kawan-kawan mahasiswa teknik. Ada mahasiswa Chemical engineering, electrical engineering, ada mechanical engineering, Industrial engineering dan ada Geodetic engineering. Dari sekian banyak nya jurusan engineering, perbandingan mahasiswa dengan mahasiswi di setiap jurusan engineering tidak imbang. Misalnya di jurusan mechanical engineering, jumlah mahasiswi hanya 5 orang sedangkan jumlah mahasiswa bisa mencapai 150 orang. Yang agak imbang adalah jurusan chemical engineering. Perbandingan antara jumlah mahasiswa dengan mahasiswi sekitar 55:45. Karena sering kumpul bareng di kampus, maka makin akrab..dan benih-benih tresno mulai tumbuh. Dan berdasarkan pengalaman yang saya temui di dunia kerja..ternyata mantan mahasiswa chemical engineering banyak yang menikah dengan mahasiswi teman kuliahnya atau adik angkatannya di jurusan chemical engineering. inilah bukti “witing tresno jalaran soko kulino”.

rti witing tresno jalaran soko kulino
witing tresno jalaran soko kulino

 

nah bagaimana pengalaman anda dalam menemukan buah hati yang sekarang sudah jadi istri? teman kerja atau teman kuliah? silahkan share pengalaman anda di kolom komentar ya..

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *