pengertian Reliability Centered Maintenance atau RCM

arti Reliability Centered Maintenance – RCM

 

Reliability Centered Maintenance diterjemahkan sebagai metode maintenance yang menggunakan pendekatan reliability atau kehandalan suatu alat. Metode RCM ini melengkapi metode mainteanance lainnya seperti Predictive Maintenance, Preventive Maintenance, Run to Failure Maintenance / breakdown maintenance ataupun metode maintenance lainnya yang berfokus pada availability.

Reliability atau kehandalan suatu equipment di anggap sebagai parameter atau variabel yang penting. Equipment yang handal adalah equipment yang bisa beroperasi terus menerus tanpa mengalami kerusakan ataupun emergency shutdown. Kata kunci nya adalah beroperasi terus menerus atau kontinyu. Sebagai contoh, pompa A bisa beroperasi selama 3 bulan tanpa mengalami kerusakan, dan pada bulan ke 4 pompa rusak. Pompa B beroperasi selama 5 bulan tanpa mengalami kerusakan, dan pada bulan ke 6 pompa B rusak. Dari contoh ini, kita dapat mengambil kesimpulan sederhana bahwa pompa B lebih handal dibanding pompa A.

Definisi Reliability Centered Maintenance – RCM

Menurut sumber wikipedia.org, “Reliability-centered maintenance (RCM) is a process to ensure that systems continue to do what their user require in their present operating context” atau dalam bahasa Indonesia di artikan sebagai “proses untuk memastikan bahwa sistem terus melakukan apa yang dibutuhkan pengguna mereka dalam konteks operasi mereka saat ini”. Kata kunci kedua adalah fungsi alat sesuai dengan tujuan pengguna. kata kunci ketiga adalah konteks operasi. Untuk menjelaskan kata kunci tersebut, marilah kita gunakan analogi mobil Innova dengan 4 4 roda utama ( sebut saja roda A, B, C, D ) dan 1 roda cadangan (roda E). Roda utama mempunyai fungsi yang berbeda dengan roda cadangan sehingga perlakuan konsep maintenance nya juga berbeda. Roda utama perlu dicek tekanan udara nya dan cek visual secara rutin. Mobil Innova yang digunakan sebagai angkutan umum (misal taksi atau travel antar kota) mempunyai konteks operasi yang berbeda dengan mobil Innova sebagai mobil keluarga yang digunakan oleh seorang petani ( jarang pakai mobil ke sawah). Mobil Innova yang di-operasikan sebagai Taksi tentu punya jam terbang yang jauh lebih tinggi dan perlu perawatan (maintenance) lebih ketat.

cek vibrasi RCM

Analisa / asessment Reliability Centered Maintenance – RCM

dalam melakukan analisa RCM, sebuah tim di pimpin oleh seorang Facilitator RCM. Anggota team terdiri dari perwakilan berbagai fungsi. Ada wakil dari Maintenance team, Operation team, Inspection team dll. Mereka melakukan analisa RCM secara bertahap. Dimulai dari menentukan fungsi dari peralatan, konteks operasi dan kemungkinan kegagalan (failure mode). Setiap failure mode di analisa lebih detail tentang efek kegagalannya dan dicarikan “task” atau metode inspeksi / PM / Pdm untuk mengetahui kegagalan tersebut. langkah terakhir adalah menentukan “technically feasible” dan “worth doing” dari setiap “Task”.

 

contoh peralatan: pompa

falure mode: missalignment

efeknya : pompa bergetar, shaft bisa patah

Task ( PM/Pdm ) : lakukan cek vibrasi tiap 2 bulan

 

Metode RCM ini sangat cocok untuk di terapkan pada rotating equipment. Sedangkan untuk peralatan pipa, tanki dan vessel, perlu metode Risk based inspection atau RBI.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *