jenis pengelasan yang paling sering di gunakan di industri Migas

klasifikasi sambungan

Di industri minyak dan gas, kita bisa melihat ribuan peralatan. Sebuah peralatan misalnya pipa, tangki, bejana tekan, adalah kumpulan beberapa komponen logam yang disatukan / digabungkan menjadi satu unit. Metode penggabungan kompoenen tersebut, dapat dibagi ke dalam tiga kategori / mekanisme yaitu :
– sambungan mekanis dengan menggunakan metode mekanis seperti baut dan rivet,
– Ikatan perekat dengan menggunakan lem atau plastik
– pengelasan yaitu merupakan pengabungan logam secara metalurgi.

definisi pengelasan

pengelasan dapat didefinisikan sebagai “pekerjaan yang menghasilkan perpaduan dua logam atau lebih, dengan menambahkan energi panas atau tekanan atau keduanya, dengan atau tanpa menggunakan logam pengisi.” Pengelasan atau sambungan metalurgi selanjutnya dapat diklasifikasikan menjadi 4 kelompok:

  1. fusion welding. contohnya pengelasan gas, pengelasan busur, pengelasan electroslag,  pengelasan sinar berenergi tinggi (pengelasan berkas elektron & Pengelasan Laser).
  2. pressure welding atau penggabungan fase padat
  3. pengelasan difusi
  4. penggabungan dengan reaksi fase cair-padat (Brazing & solder).
apa shielded metal arc welding
shielded metal arc welding

Dalam fusion welding, bagian yang akan disambung (base metal) dipanaskan untuk melebur dengan atau tanpa menggunakan logam pengisi dan kemudian bagian cair menghasilkan perpaduan logam dasar, diikuti dengan pemadatan. Dalam pengelasan tekanan, bagian yang bergabung diberi energi termal oleh gesekan atau nyala gas, dan kemudian tekanan mekanik diterapkan untuk menyelesaikan proses pengelasan. Dalam proses brazing & soldering, logam pengisi atau solder yang memiliki titik lebur lebih rendah dari logam dasar yang menyatu, tanpa melelehkan logam dasar, dan kemudian logam pengisi leburan didistribusikan antara permukaan. Proses brazing menggunakan logam pengisi brazing, dan proses penyolderan menggunakan solder dengan titik leleh yang relatif lebih rendah. Dari proses penggabungan metalurgi ini, proses pengelasan fusi (fusion welding), khususnya proses pengelasan busur (arc welding) yang menggunakan pelepasan busur untuk sumber panas, paling banyak digunakan.

apa arti shielded metal arc welding
shielded metal arc welding

Arc welding dapat diklasifikasikan ke dalam 8 proses pengelasan:

  1. Las busur logam terlindung / SMAW-shielded metal arc welding
  2. Pengelasan TIG / GTAW
  3. Pengelasan busur plasma
  4. Pengelasan MIG / MAG
  5. Pengelasan busur terlindung sendiri ( self shielded arc welding)
  6. Las busur terendam / SAW – submerged arc welding
  7. electrogas arc welding
  8. stud welding

pengelasan tekanan (pressure welding) dapat diklasifikasikan ke dalam 7 proses pengelasan:

  1. Forge welding
  2. Electric resistant welding
  3. Friction welding
  4. Explosion welding
  5. Pressure gas welding
  6. Ultrasonic welding
  7. Cold welding

Keuntungan dari proses pengelasan

  • Konfigurasi logam yang mau di las lebih sederhana
  • Ekonomis karena kemungkinan penghematan material
  • Efisiensi sambungan yang tinggi dan lebih tahan kebocoran
  • hampir tidak ada batasan ketebalan minimum logam yang akan di las

Kerugian dari proses pengelasan

  • Kecenderungan yang lebih tinggi untuk menyebabkan distorsi karena pemanasan dan pendinginan lokal
  • Kecenderungan yang lebih tinggi untuk menghasilkan tegangan sisa (residual stress)yang mempengaruhi kekuatan kelelahan dan retak korosi tegangan ( stress corrosion cracking)
  • kecenderungan yang lebih tinggi untuk menurunkan karakteristik logam dasar yang dipengaruhi oleh panas pengelasan, mungkin menyebabkan retak las dan mengurangi ketangguhan dan ketahanan korosi
  • kemungkinan brittle fracture yang lebih tinggi dari seluruh struktur yang disebabkan oleh retakan, tanpa menahan retakan pada sambungan las
  • memerlukan pertimbangan khusus tentang logam las yang memiliki sifat berbeda dari base metal.
  • kualitas las karena sangat tergantung pada keterampilan personil pengelasan.

 

Demi menjaga / mengontrol kualitas las, beberapa organisasi mengembangkan Code dan Standard pengelasan. Code pengelasan yang terkenal adalah ASME Boiler and pressure vessel Code section IX, API 1104 untuk pipa dan AWS D1.1 untuk baja struktural. Code ini mengontrol dan menstandarisasi persyaratan pengelasan seperti WPS – welding procedure specification, kualifikasi tukang las, posisi pengelasan, dan persyaratan lainnya. Dengan peraturan ini, produsen dapat mengurangi cacat pengelasan, mengurangi tingkat perbaikan pengelasan dan meningkatkan integritas peralatan. Sebagai penjaga terakhir, inspektur pengelasan tersedia untuk memeriksa persiapan pengelasan, proses pengelasan dan hasil pengelasan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *