memahami arti pepatah jawa Sawang Sinawang

Sawang Sinawang

Saat libur lebaran banyak terjadi pertemuan ataupun reuni sekolah baik sekolah SMA, SMP, bahkan SD. Pertemuan tersebut bisa di sengaja…sudah di jadwalkan setahun sebelumnya ataupun pertemuan yang tidak di sengaja..spontanitas. Kamu gimana nich..lebaran kemarin ikut reuni nggak? Biasanya, paling rame atau paling seru adalah reuni SMA. setelah sekian lama nggak jumpa dengan rekan SMA..pasti saling kangen..kemudian cerita dong..gimana perjalanan hidup kalian masing-masing.

Ada murid yang saat SMA rajin dan pandai, sekarang sudah kerja di perusahaan Multinasional. Gajinya besaar. Ada kawan yang saat SMA biasa-biasa saja, sekarang sudah jadi pengusaha..sibuuk banget dech. Dari sekian banyaknya murid, ada yang jadi pejabat. Ada yang jadi PNS, gaji cukup (saya nggak bilang gaji kecil lho), kerja santai namun hidup tenang dan nyaman. Setelah cerita ngalor-ngidul, biasanya mulai ketahuan sisi gelapnya, mulai muncul keluh kesah mengenai masalah yang dihadapi. Si pengusaha mulai cerita tentang tagihan / invoice nya yang gak dibayar oleh client-nya. Ataupun usahanya yang sering kali kena tipu oleh karyawannya.

arti sawang sinawang

“Hemm..enakan kamu yang jadi pegawai, Bro. Tiap bulan dapat gaji tetap. dapat THR dan bonus rutin. Nggak mikirin susahnya cari uang di akhir bulan untuk menggaji karyawan…!”, ucap si Pengusaha.

“Yach…apalah awak nich. cuma karyawan kroco…kroco mumet. Bagusan jadi pengusaha kayak kamu. bisa muter-muter keliling dunia. naik pesawat tiap saat”, kata si karyawan.

“eh sudah-sudah.. urip iku mung sawang sinawang, Bro. Rumput tetangga selalu nampak lebih hijau. Hidup orang lain, kelihatan lebih enak. lebih nikmat. Udah dech..banyakin rasa syukur.” kata si PNS.

sawang sinawang artinya

apa sich arti “urip iku mung sawang sinawang”?

sawang artinya melihat. sinawang artinya saling melihat. Apa yang dilihat orang lain sebagai kenikmatan ataupun enak atau nyaman, belum tentu seindah kenyataannya. Janganlah sibuk menginginkan enaknya kehiudpan orang lain, namn lupa mensyukuri indahnya kehidupan kita sendiri. Tiap orang punya jalan hidup masing-masing. Kadang enak namun kadang nggak enak. jangan hanya melihat sisi enaknya saja. Contohnya pengusaha. Dia bisa saja tiap hari pergi ke kota lain naik pesawat. Kenal dengan pramugari. Akrab dengan para driver taksi langganannya. ataupun menikmati masakan enak di setiap kota. Padahal ia juga merasa sedih karena sering meninggalkan keluarganya. Jarang kumpul dengan anak-anaknya.

 

Wes thoo.. nggak usah iri dengan kesuksesan orang lain. Tiap orang punya cobaan. Hanya saja mereka kadang pandai menyembunyikan masalah / cobaan hidup. Ada orang yang Kaya raya, kerjanya sukses, karirnya lancar tapi di uji dengan penyakit. Ataupun di uji dengan tidak punya keturunan / anak.

Ada pengusaha yang ganteng / gagah..atau cantik dan enerjik. namun di uji dengan keluarganya. Beberapa kali gagal dalam kehidupan. cerai dan nikah lagi.

Ada juga yang hidupnya berkecukupan, harta melimpah namun ada anaknya yang sakit Autis.

 

Mulai sekarang, mari kita nikmati hidup kita masing-masing. kita nikmati episode kita. kita jalani suka duka kehidupan ini. meskipun rumput tetangga selalu nampak lebih hijau.

 

 

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *