Pahala sabar karena ujian ABK – Anak berkebutuhan khusus

“kadang-kadang taubat, belum tentu nasuha. kadang-kadang istighfar, belum tentu hati kita khusyuk”

“kalau kamu sabar, tiap hari dihapuskan dosa-dosamu walaupun tidak taubat dan tidak istighfar, selama kamu ikhlas dan ridho.”

Life is never flat

Orang bijak mengatakan bahwa hidup itu tidak datar..tidak lurus-lurus saja. Kadang ada keberhasilan, kadang gagal. Kadang senang, kadang sedih. kadang di uji dengan kebaikan dan kadang di uji dengan musibah. Musibah ini bisa berupa kecelakaan, usaha bangkrut ataupun sakit. Pada beberapa orang, ujian sakit bisa berlangsung sangat lama, bertahun-tahun nggak sembuh.. Misalnya sakit diabetes, sakit gagal ginjal, sakit karena serangan stroke. Ada juga yang orang tuanya sehat, namun anaknya sakit sejak kecil. Misalnya sakit jantung bawaan, sakit kanker, sakit autism, down syndrome, tuna runggu dan lain lain.

Pahala sabar karena ujian

Ulama menjelaskan bahwa ada 3 macam kesabaran yang perlu kita ketahui. Yang pertama, sabar dalam taat. Kedua sabar dalam meninggalkan larangan. dan ketiga sabar dalam menghadapi ujian.  Sabar ketika menghadapi ujian atau musibah, mendapatkan apresiasi di akhirat berupa 3 hal yaitu:

  1. surga
  2. kekuatan
  3. tempat yang tinggi di surga

apresiasi ini menjadikan orang lain iri. Pingin dapat 3 hal tersebut? simak penjelasan Ustadz Oemar Mita tentang kesabaran atas ujian yang diterima oleh orang tuanya berupa anak berkebutuhan khusus (ABK). Berikut ini kisah ibu dalam merawat anaknya yang ABK (Anak Berkebutuhan Khusus) sampai usia dewasa.

 

Beliau tidak merasa malu punya ABK. Memang kasih sayang ibu terhadap anaknya sangat hebat. luar biasa.. Kasih sayang ibu ini merupakan bagian dari rahmat yang Alloh bagikan di muka bumi sebagaimana dijelaskan dalam hadist:

“Sesungguhnya Allah memiliki 100 rahmat. Salah satu di antaranya diturunkannya kepada kaum jin, manusia, hewan, dan tetumbuhan. Dengan rahmat itulah mereka saling berbelas kasih dan menyayangi. Dengannya pula binatang liar mengasihi anaknya. Dan Allah mengakhirkan 99 rahmat untuk Dia curahkan kepada hamba-hamba-Nya pada hari kiamat.”

(Muttafaq ‘alaih; dalam Shahih Bukhari no. 6104 dan Shahih Muslim no. 2725; lafal hadits ini dari Abu Hurairah radhiallahu ‘anhu).

Pondok / asrama untuk ABK (anak berkebutuhan khusus)

mendidik anak berkebutuhan khusus memerlukan usaha luar biasa. Mulai dari kecil, orang tua mencarikan lembaga terapi yang sesuai. terapi bicara, terapi okupasi, terapi membaca dll. Kemudian ketika mulai masuk ke jenjang sekolah, dicarikan sekolah luar biasa / sekolah khusus ataupun sekolah inklusi. Namun ada alternatif lain yaitu berupa pondok atau asrama. di Pondok tersebut, anak akan di awasi 24 jam oleh guru atau terapis. Berikut ini beberapa alternatif pondok atau asrama buat anak berkebutuhan khusus:

  1. Asrama Imaculata di daerah Bekasi. telp/WA 081291388728 (bunda Ima).
  2. Tatenta di Parung, Bogor telp/WA 085719705166 (bu Tia)
  3. Pondok pesantren Al ichsaniyah di Kudus telp/WA 082322721433 (resepsionis)
  4. Pondok pesantren Ainul Yakin di Jogja dan di Gunung Kidul. telp/WA 081804245056 (ust Hari Purnomo-jogja) atau 081328754180 (Guru Isma-Gunung Kidul)
  5. dll

Secara umum, anak berkebutuhan khusus yang menetap di Asrama atau pondok terbagi menjadi 3 kelompok sesuai dengan tingkat kemandiriannya. Mulai dari “belum mandiri (serba bantu), pra-mandiri maupun kelompok mandiri”. Adapun biayanya bervariasi sesuai dengan kondisi masing-masing asrama. Ada biaya awal ketika masuk asrama (uang pangkal) serta ada biaya bulanan. Target utama dari asrama tersebut adalah melatih kemandirian anak dan perilaku anak. kalau anak sudah bisa mandiri dan perilakunya sudah baik, maka akan mudah diberikan tambahan materi edukasi dll.

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *