Suka duka kerja ON-OFF ke area terpencil

Kerja ON-OFF

Ada karyawan yang kerja dengan sistem normal schedule yaitu 5 hari kerja dan 2 hari libur. Sabtu minggu bisa digunakan untuk istirahat ataupun jalan-jalan dengan keluarga. Senin-jumat kerja jam 07.00 pulang jam 16.00. Ini adalah jam keja normal. Apakah ada jam kerja yang tidak normal? Ada beberapa jenis pekerjaan di daerah “remote area” atau daerah terpencil. Tentu mereka kesulitan untuk mengajak keluarganya tinggal di daeah tersebut. Sehingga perusahaan membuatkan jadwal kerja ON-OFF atau sebagian menyebutnya sebagai ROTATOR.

Contoh kerja ON-OFF

Ada beberapa skema kerja ON-OFF atau rotator. Misalnya 14:14 yaitu 14 hari kerja dan 14 hari libur. 7:7 artinya 7 hari kerja 7 hari libur. 14:7 yaitu 14 hari kerja, 7 hari libur. Mana yang paling enak? Sebagaian teman menyebutkan yang ideal adalah 7:7. Kalau kerja 14:7 adalah paling tidak disukai. Karena kerjanya terlalu lama sehingga pada hari ke 12 sudah jenuh atau jemu.

Berikut ini beberapa jenis pekerjaan yang memungkinkan kerja ON-OFF:

Field engineer.

Field engineer adalah engineer yang standby di field bukan di main office ber-AC di daerah kota. Tugasnya adalah mendampingi Operation dan Maintenance team sepama 24jam. Field engineer dituntut untuk menguasai segala bidang mulai dari mechanical, electrical, civil, intrumentasi ataupun proses. Jabatan ini memerlukan orang yang jenius, cepat tanggap melakukan troubleshooting di field.

Technician atau maintenance

Technician ini siap bertugas 24jam selama sedang ON. Tugasnya adalah melakukan perbaikan ataupun penggantian alat yang rusak serta melakukan investigasi penyebab kerusakan dan troubleshooting. Technician ini pelaku atau DOER, sedangkan field engineer adalah pemikir, penganalisa atau thinker. Mereka bekerja saling melengkapi dan saling mengisi.

Well Site Manager atau WSM

Keren ya…udah jadi Manager. Meski hanya Well Site Manager. Tapi jangan salah sangka dulu..WSM ini selevel dengan field engineer. Gajinya mirip-miriplah. Kerjanya bertanggung jawab selama proses pengeboran sumur ataupun service sumur minyak / gas.

Keuntungan / manfaat kerja ON-OFF.

Pekerja ON-OFF ini mendapatkan beberapa manfaat lebih dibandingkan dengan pekerja dengan sistem kerja normal. Karena dia kerja lebih lama, maka ada tunjangan atas kelebihan jam kerjanya. Karena kerjanya di daerah terpencil, maka ia mendapatkan uang tambahan tunjangan lokasi. Biasanya makin jauh lokasinya, makin besar tunjangannya. Wajar dong.

Keuntungan lainnya, pekerja ON-OFF punya waktu libur yang agak panjang. Bagi pekerja yang pandai menggunakan waktu luang, mereka menjalankan wirausaha atau bisnis tertentu.

Keuntungan tambahannya, keluarganya bisa tinggal di kota ataupun di kampung halaman. Nggak perlu ikut ke daerah kerja yang terpencil.

Kalau ada suka, pasti ada duka juga dong. Ibarat uang logam, pasti punya 2 sisi. Nah, berikut ini beberapa duka pekerja ON-OFF. Pertama, tidak bisa menemani keluarganya secara rutin tiap hari. Liburnya juga sudah tertentu sesuai jadwal kerja. Bukan libur sabtu-minggu ataupun libur di hari libur nasional. Bisa jadi, anaknya sedang libur sekolah tapi bapaknya sedang ON atau kerja di tempat yang jauh.

Ada juga pekerja ON-OFF yang mengeluh badannya capek. Karena sering terbang pulang pergi dari rumah ke lokasi kerja. Capek Bro! Bahkan ada yang nggak bisa fokus kerja. Misalnya 2 hari pertama kerja, masih ingat dan mikirin keluarga. 2 hari terakhir kerja juga nggak fokus karena ingin segera bertemu keluarga.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *