Kewajiban orangtua terhadap anak

dosa orangtua

Siang itu..aku sholat dhuhur di rumah. Entah godaan apa yang menyebabkan aku tidak berangkat sholat jamaah di masjid. Meski secara fisik, aku sehat. Dan kendaraan juga siap mengantarkanku ke masjid. Ah..seringkali aku mencari kambing hitam. Menyalahkan godaan ataupun keadaan lainnya sehingga aku gagal mendapatkan pahala yang berlimpah ataupun ketika aku gagal menjawab panggilan kasih sayang Nya. Panggilan itu, bukan lah prioritas utama bagiku. terlalu sering aku malu untuk mengakui bahwa imanku tak sekuat dulu.

Sholat di rumah tentu ada pengganggu. Suara televisi, suara anak ataupun gangguan lain yang mengurangi kekhusyukan sholatku. Ketika aku sedang sujud, tangan anakku memainkan telapak kakiku. Geli sekali. aduuuh..sudah aku tahan emosiku supaya sholatku tetap khusyuk dan kuhiraukan rasa geli di kakiku.

Eh di rekaat berikutnya, pada kondisi dan posisi yang sama..saat sujud rekaat kedua, dia nekad juga. Tangannya memainkan telapak kakiku..kesabaranku habis. Akhirnya aku batalkan sholatku, dan aku bilang padanya supaya jangan menggangguku. Anakku menjawab dengan lugu…”Ayah, ada stiker yang menempel di telapak kakimu. aku hanya ingin membantumu, melepaskan stiker itu.”

Seringkali orangtua marah kepada anak, karena perilaku ataupun perbuatan sang anak. Tanpa mencari tahu penyebab ataupun bertanya terlebih dahulu. Kalaupun sempat bertanya, hanya sekedarnya saja. Karena vonis ataupun tuduhan sudah ada lebih dulu.

Aku teringat nasihat pak ustadz, kelak nanti di akhirat, orangtua akan ditanya terlebih dahulu tentang kewajibannya mendidik anak. Mendahului pertanyaan kepada anak tentang kewajibannya untuk patuh dan hormat ke orangtua.

Ya Alloh Gusti…nyuwun pangeksami. Sampun dangu kulo, ninggalke agami.

Astaghfirullah

(Emha Ainun Najib)

Astaghfirullah Rabbalbarayaa
Astaghfirullah minalkhathaayaa

Ya allah gusti, nyuwun pangaksami
Sampun dangu kulo, ninggalke agami
Infak shodaqah, lan kitab suci
nyuwun tuntunan, ilahi rabbi

Astaghfirullah Rabbalbarayaa
Astaghfirullah minalkhathaayaa

Ya allah gusti, Kang ndamel jagat
Kathah bilahi, kawulo sambat
Punomo coba, punopo laknat
Istighatsah lan maos shalawat

Astaghfirullah Rabbalbarayaa
Astaghfirullah minalkhothayaa

Ya allah gusti, kang moho tartil
Paringo imam, jujur lan adil
Negoro aman, songko wong jahil
Agomo adoh, akale kancil

Astaghfirullah Rabbalbarayaa
Astaghfirullah minalkhothayaa

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *